Home / KABAR PESANTREN / Air Mata Kemuliaan, Ibu-Ibu Pedagang

Air Mata Kemuliaan, Ibu-Ibu Pedagang

Dewasa ini, banyak orangtua berbondong-bondong “mengantarkan” anaknya menjadi pengahafal Qur’an. Bahkan kini, dari TPQ sampai jenjang Ma’had ‘Aly, pasti tiadalah absen dengan program hifzhul qur’an. Seakan-akan, itu semua adalah tanda dari Allah ‘azza wa jalla, bahwasanya peradaban islam yang penuh dengan prestasi dan sejarah tinta emas, tidak lama lagi akan segera tiba. Insyaa Allah

Pada malam itu, jum’at 3 November, suasana di PPTQ Luqman Al Hakim terasa sejuk menenangkan sanubari. Lantunan ayat-ayat Al Qur’an, Kitab Mulia Allah ‘azza wa jalla, terdengar nyaring nan merdu terucap dari lisan-lisan pemuda generasi robbani. Laiknya tidak mau ketingalan, rembulan dengan cahaya cemerlang ikut hadir mendengarkan ayat-ayat Allah dibacakan. Bi idznillahi ta’ala, kembali, santri PPTQ Luqman Al Hakim mencatatkan namanya sebagai kafilah khotimin. Ya, Alhamdulillah ia telah mengkhatamkan hafalan qur’annya. Muhammad Farhan Irhami asal semarang, menorehkan sejarah apik dan memberikan hadiah terindah (hadiah dunia-akhirat) untuk kedua orangtuanya, Bapak Mugiyono dan Ibu Kustini.

Waktu Indonesia bagian Barat masih disiplin bekerja susai amanat. Jarum panjang menunjuk ke angka 8 sedang jarum pendek menunjuk ke angka 4. Perlahan tapi pasti, ananda Muhammad Farhan Irhami bin Mugiyono menyetorkan hafalan terakhirnya. Terlukis diraut wajahnya perasaan syukur, bahagia, bangga dan tidak percaya kalau ia telah mengkhatamkan hifzhul Qur’annya.

Cita-citanya adalah mewujudkan cita-cita orangtuanya, menjadi keluarga yang diberikan kemuliaan didunia dan akhirat. Kedua orangtuanya adalah pedagang muslim tapi minim tentang ilmu diin. Berharap agar anak-anaknya kelak menjadi hamba yang faqih dan diberikan kenimatan menjadi keluarga Allah ‘azza wa jalla.

“Sekian tahun rahim saya ditahan oleh Allah ustadz, tapi lisan ini tidak putus asa meminta agar kami dianugerahi buah hati yang bisa menggandeng kami ke surga. Sekian lama kami menunggu, kabar baik itu tiba ustadz. Perasaan bahagia yang tak tergambarkan saat bidan menegaskan bahwa saya akan menjadi ibu. Setiap malam saya bangun, mengiba supaya anakku kelak menjadi anak yang faqih tentang islam tidak seperti bapak ibunya. Dan doa-doa itu, kini Allah kabulkan ustadz bahkan Allah memberikan lebih dari apa yang saya minta” Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Tidak terasa airmata membasahi mata dan pipi sang ibu.

Tiadalah Allah mendzolimi hamba beriman yang serius dalam doa-doanya. Doa yang penuh dengan penghambaan dan kesungguhan untuk menjadikan buah hati menjadi generasi robbani. Air mata yang mengalir dalam doa menjadi saksi kemuliaan ketika berhadapan dengan Ar Rahman. Pastilah beda fasilitas yang diberikan kepada keluarga penghafalan Qur’an ketika memasuki taman-taman surga, sebaigama informasi dalam surat fathir: 32-35 dan hadits Nabi yang mengabarkan bahkan hamalatul Qur’an adalah keluarga Allah di bumi dan golongan yang dikhususkan disisi Nya. Wallahu a’lam

Direktur PPTQ Luqman Al Hakim

Ustadz Syamsudin Rosyad, Hafizhullahu Ta’ala

jadilah “Orangtua” mereka dan menjadi saksi perjuangan mereka, para pemuda generasi qurani dengan “MEMBELI” aset akhirat yang Allah hadapkan didepan kita,”

👉 Yuk sedekah biar berkah

📣 Pogram orang tua asuh yatim dhuafa penghafal Al Qur’an PPTQ Luqman Al Hakim

💰 BSM 7070978681 an yayasan luqman al hakim magelang

👉 Join me Telegram
https://telegram.me/PPTQLuqmanAlHakim

🌎 www.luqmanalhakimmagelang.com

✅ Facebook Ma’had Luqman Al Hakim

🏡 Kampus 1 : Dsn. Prampelan, Ds. Adipuro, Kec. Kaliangkrik, Kab. Magelang Jawa Tengah

🏡 Kampus 2 :Dsn. Kanci, Ds. Salam kanci, Kec. Bandongan, Kab. Magelang Jawa Tengah

About pptqluha

Check Also

KU LANJUTKAN CITA-CITAMU INI, ABI…

Perjalan hidup manusia siapakah yang bisa menyangka. Manusia hanya mampu berangan, berusaha dan bercita namun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *