Home / KABAR PESANTREN / KU LANJUTKAN CITA-CITAMU INI, ABI…

KU LANJUTKAN CITA-CITAMU INI, ABI…

Perjalan hidup manusia siapakah yang bisa menyangka. Manusia hanya mampu berangan, berusaha dan bercita namun hasil akhir, Allah jualah yang menentukan. Usaha yang serius dibarengi dengan doa pengharapan yang penuh keimanan menjadi pondasi yang kudu disiapkan. Perhatikanlah perjuangan yang dilakukan kakek dan ayah dari sang komandan terhebat, Muhammad bin Murad Al Fatih dalam menaklukkan tembok besar yang membungkus sifat angkuh daripada pada kerajaan Konstantinopel. Membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menembus bongkahan batu-batu itu, setidaknya 825 tahun penantian untuk merealisasikan dari Bisyaroh Nabawiyah _Sholallahu Alaihi Wa Sallam._

Bukankah waktu yang panjang bila sejarah menyebutkan 825 tahun penantian dari kamu muslimin untuk membuktikan hadits Nabi _Sholallahu Alaihi Wa Sallam._ bahwa Konstantinopel akan ditaklukan. Sebuah cita-cita besar disiapkan oleh seorang _ghazi_ untuk menjadi komandan yang terbaik, namun usahanya belum berhasil. Lantas ia siapkan pula anaknya agar bisa melanjutkan cita-cita besar tersebut, namun hasil yang diharapkan pun belum kunjung datang. Kemudian tetap ia siapkan cucunya agar menjadi komandan yang terbaik kemudian Allah balas usaha serius mereka dengan kemenangan besar.

Demikianlah sejarah mengajarkan kepada kaum muslimin, bila anda belum mampu meraih satu cita-cita mulia, maka persiapkanlah anak dan keturunan anda agar bisa meraih cita-cita mulia tersebut. Pun begitu adanya, seakan Allah ajarkan ilmu tersebut pada pasangan mujahidin mujahidah, Bapak Ahmad Sodikun dan Ibu Mulati Nur Fadani. Mereka siapkan putra mereka untuk melanjutkan cita-cita mereka yang sekian tahun tertunda. Saksikanlah putra mereka ananda Hafidh Khoirul Zuhdi yang dengan berani maju menjadi penerus cita-cita sang Ayah. Tercatat pada Hari Selasa, 21 November lalu ananda Hafidh sukses menyelesaikan perjuangan hifzhul Qur’annya. Allahu Akbar.

Usaha yang serius, sabar bergelut dengan emosi, senantiasa menjadikan Allah sebagai tempat berkeluh dan doa penuh keimanan yang tiada putus, itulah yang menjadi bumbu dalam mempersiapkan generasi ini. *_“Abi saya pernah cerita ustadz, kalau beliau tidak bisa melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya dan alasan lainnya. Padahal cita-cita Abi saya menjadi ‘Ulama’, ustadz. Ditambah, saya lihat banyak koleksi buku yang Abi simpan di rumah. Semenjak itu ustadz, saya berjanji akan melanjutkan cita-cita Abi saya yang kemarin belum tercapai. Abi juga berpesan kalau saya harus bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi bahkan kalau bisa saya masuk ke salah satu Universitas di Arab Saudi.”_* Allahu robbuna…
Diatas adalah sedikit ungkapan dari ananda Hafidh bin Sodikin tentang cita-cita mulia sang Ayah.

Nanti, pada hari dimana seluruh makhluk dikumpulkan, mereka para orangtua yang tidak menyiapkan anaknya meraih prestasi mulia ini hanya bisa menyesali dan berandai-andai jika saja dulu mereka siapkan anak mereka. Penyesalan mereka bertambah-tambah saat melihat fasilitas yang Allah berikan pada keluarga penghafal Qur’an. Masya Allah…
Tidak cemburukah anda wahai Ayah Bunda jika buah hatimu anda biarkan tumbuh tanpa kenal dengan keindahan Al Qur’an.?
__________________________________
Alhamdulillah, semakin banyak santri PPTQ Luqman Al Hakim yang telah masuk dalam Kafilah Khotimin. Berita ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar PPTQ Luqman Al Hakim atas prestasi yang diraih oleh para santri. Dengan ini tercatat sudah 13 santriwan yang berhasil mengkhatamkan hifzhul qur’an mereka. Sebagai kabar gembira juga, sedemikian pahala juga mengalir kepada para muhsinin yang menyisihkan sebagian dari harta yang Allah titipkan pada beliau-beliau.

Masa Program Dauroh Tahfizhul Qur’an 60 Hari akan berakhir pada tanggal 2 Desember ini, sebagai bentuk memuliakan manusia yang diistimewakan oleh Allah (para penghafal qur’an) kami selaku panitia berinisiatif untuk memberikan seragam untuk para santri dauroh agar dapat mereka pakai pada saat wisuda serta memberikan reward atas prestasi yang telah mereka capai. Yuk, mari ikut patungan, kita sisihkan harta kita untuk memuliakan para pengahafal Qur’an. Semoga Allah catat anda semua menjadi bagian dari kesuksesan mereka dan akan Allah panggil anda berjalan bersama para penghafal qur’an memasuki Jannah Nya, Allah subhanahu wa ta’ala. _Wallahu a’lam bishowwab._

*Direktur PPTQ Luqman Al Hakim*
*Ustadz Syamsudin Rosyad, Hafizhullahu Ta’ala*

===================================
No. Rekening
7070978681 an yayasan luqman al hakim magelang

konfirmasi
Ketik Nama_Nominal_Kota Asal_Doa yang diinginkan

kirim WA
0857 2926 7976

Infaq tunai bisa hadir langsung ke PPTQ Luqman Al Hakim
Dsn. Prampelan Ds. Adipuro Kec. Kaliangkrik Kab. Magelang (56153)

About pptqluha

Check Also

Air Mata Kemuliaan, Ibu-Ibu Pedagang

Dewasa ini, banyak orangtua berbondong-bondong “mengantarkan” anaknya menjadi pengahafal Qur’an. Bahkan kini, dari TPQ sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *