Home / KABAR PESANTREN / Wahai Diriku, GANBATTE !!!

Wahai Diriku, GANBATTE !!!

Dalam catatan dakwah Islam yang diyakini oleh sejarahwan muslim, berkesimpulan bahwa dakwah Nabi shalallahu alaihi wa sallam, telah berhasil menyusuri setiap dataran di planet ini. Nama-nama sahabat mulia pun menghiasi catatan indah sejarah tersebut. Sebut saja, Ali bin Abi Tholib, Salman Al farisi, Abdullah bin Mas’ud dan masih banyak lagi, mereka semua pernah singgah dan mendakwahkan wahyu dari langit ke tanah Nusantara. Berpindah ke kawasan Asia Timur, ada sahabat mulia yang berdakwah disana, sebutlah Anas bin Malik dan Abdul Wahhab Abi Kasbah.

Kawasan Asia Timur yang sedang menjadi sorotan dunia islam dewasa ini, salah satunya adalah negeri matahari terbit, Jepang. Iya Jepang, menurut catatan yang ada setiap harinya 10 orang penduduk asli Jepang mengikrarkan dua kalimat syahadat. Banyak pula da’i muda yang terjun ke Jepang untuk ikut serta mensukseskan dakwah islam di sana. Lukisan alam, sosialitas, ramah tamah masyarakat serta kemajuan teknologi menjadi daya tarik tersendiri yang dimiliki oleh Negara Jepang.

Jepang, tepatnya 7 November 2003, ketika bumi Jepang menampilkan keindahannya, sepasang suami istri Bapak Lukman Hakim & Ibu Wheny Aristanti, dititipkan amanah terindah oleh Allah ‘azza wa jalla, seorang buah hati yang telah lama dinanti. Bulan November adalah musim gugur, waktu ketika daun pohon gugur berubah menjadi merah dan kuning, pegunungan dan jalan-jalan bagaikan dilukis dengan warna yang indah nan apik. Dibarengi dengan suasana alam yang menawan, Umar Hakim bin Lukman Hakim hadir ditengah keindahan tersebut. Masya Allah.

Kini (di Kota Sejuta Bunga,-Magelang), Umar Hakim kecil ber-transformasi menjadi pemuda alim yang akrab dengan Al Qur’an. Waktu luangnya senantiasa disibukkan dengan Kalamullah yang Agung. Sepanjang perjuangan Ananda Umar menghafal Qur’an, ia tampakkan bahasa tubuh yang penuh dengan keseriusan dan kesemangatan. Kata GANBATTE KUDASAI (Tetap Semangat) tiada absen saat ia menghafal. Buku prestasi hifzhul qur’an nya pun penuh dengan coretan-coretan motivasi, “Ingat !!! Niat harus diperbaiki diawal, ditengah & diakhir. Wahai diriku, GANBATTE KUDASAI.”, “Kejar terus teman-temanmu yang sudah khatam duluan.” Yah, demikianlah salah satunya.

Dan apa yang menjadi inginnya pun dimudahkan oleh Allah ‘azza wa jalla. Sabtu, 18 November 2017, Allah tuntun Ananda Umar Hakim bin Lukman Hakim untuk mengkhatamkan hifzhul qur’an. Allahu Akbar. Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Seorang ustadz menjabat hangat tangannya sembari mengucapkan ucapan selamat dan disertai nasehat. Terlihat tangannya gemetar, detak jantungnya berdegup lebih kencang tak seperti biasa. Terdengar lirih dari lisannya, “Ustadz, apa saya bisa memberikan mahkota dan baju kemuliaan buat Ayah dan mama nanti di surga ?” pertanyaannya membuat suasana sore itu semakin syahdu. Allah yubarik lakum ya akhiy.

Semoga Allah jadikan ananda menjadi pemuda yang bisa mengantarkan kejayaan islam dimasa mendatang. Kiranya juga Allah ‘azza wa jalla berkenan menjaga, membimbing dan merahmati hifzhul qur’an ananda. Kami juga berdoa dengan ke imanan kepada Robb yang memegang jiwa setiap makhluk, semoga kawan yang lain segera menyusul Ananda Umar masuk dalam kafilah khotimin. Aamiin.
Allahu a’lam bi showwab.

Direktur PPTQ Luqman Al Hakim

Ustadz Syamsudin Rosyad, Hafizhullahu Ta’ala

About pptqluha

Check Also

Air Mata Kemuliaan, Ibu-Ibu Pedagang

Dewasa ini, banyak orangtua berbondong-bondong “mengantarkan” anaknya menjadi pengahafal Qur’an. Bahkan kini, dari TPQ sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *